
Gereja Ayam di Magelang
Gereja Ayam mungkin
sudah tidak asing lagi ditelinga wisatawan terutama masyarakat Magelang dan
sekitarnya. Tempat yang digunakan sebagai shooting film AADC ini sekarang hits
dan ramai dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah. Meskipun kondisi dari
Gereja ini terbengkalai namun keunikan bentuk fisiknya tidak mengurangi minat
wisatawan. Dan adapun fakta unik dari objek wisata ini adalah bahwa bentuk
fisiknya justru tidak berupa ayam namun lebih ke burung merpati yang di
kepalanya terdapat mahkota.
Selain sebagai
tujuan wisata, Gereja Ayam yang berlokasikan di Bukit Rhema, Dusun Gombong,
Desa Kembang Limus, Kecamatan Borobudur ini juga seringkali dijadikan foto
selfie dan pre-wedding.
Top Selfie Pinusan Kragilan Magelang
Selain Gereja Ayam yang hits melalui sosial media, adalagi tempat wisata di
Magelang yang saat ini ramai dikunjungi oleh wisatawan yaitu Top Selfie Pinusan
Kragilan Magelang. Berlokasikan di Kaponan, Kecamatan Pakis, tempat ini
sekarang kian ramai karena memiliki view yang epic untuk muda-mudi berfoto
selfie dan dipamerkan di sosial media seperti facebook dan instagram. Tidak
dipungut biaya untuk ke lokasi tersebut, hanya saja anda akan dikenakan biaya
tiket yaitu Rp 2.000 untuk sepeda motor dan Rp. 5.000 untuk parkir mobil.
Taman Kyai Langgeng
Taman kyai langgeng
merupakan taman wisata yang sudah terkenal dengan kesejukan dan keramahan
lingkunganya. Di dalam taman wisata tersebut juga terdapat kebun
binatang yang banyak diminati oleh anak-anak sebagai media edukasi.
Adapun letak taman
wisata kyai langgeng yaitu ada di jalan cempaka kira–kira satu kilometer dari
pusat kota ke arah selatan. Dan taman kyai langgeng memiliki luas sekitar dua
puluh delapan hektar. Kalau anda berwisata dari monumen jogja kembali
kira-kira jarak yang harus anda tempuh sampai taman wisata kyai langgeng
sekitar 42km. atau kalau dari arah kopeng sekitar 35 km, dari
prambanan sekitar 50km, dan dari arah wisata candi borobudur
sekitar 19 km.
Selain terdapat
kebun binatang, pepohonan langka, gua dan patung raksasa seperti dinosaurus, disana
juga terdapat pentas seni tradisional yang sengaja diadakan untuk menghibur dan
memperkenalkan seni kepada para wisatawan setiap akhir pekannya.
Alun-alun Kota Magelang
Kalau jalan-jalan ke
kota magelang
tanpa singgah ke alun-alun kota magelang rasanya ada yang berkurang. Selain
karna memang strategis letaknya di tengah kota, di wisata kota magelang
ini anda juga bisa berfoto ria di dekat menara air yang menjadi icon magelang
saat ini. Menara air ini merupakan bangunan peninggalan belanda, yang
sampai saat ini masih berfungsi dengan baik.
Alun-alun kota
magelang di samping dekat dengan tempat peribadatan bagi umat islam,
kristen, katholik dan konghucu, Disana anda juga dapat membeli oleh-oleh karena
ada juga pusat perbelanjaan seperti matahari, gardena, dan pecinan.
Adapun ketinggian
menara yang berbentuk unik tersebut 15 meter dan sekarang bangunan tersebut
digunakan untuk menampung air guna kebutuhan warga kota magelang. Pada
hari-hari libur atau hari-hari tertentu alun-alun kota tidak pernah sepi dari
pengunjung, baik siang maupun di malam hari karena memang di buka untuk umum,
ada hiburan konser band, dan ada beragam kuliner yang siap untuk menemani waktu
santai anda.
Taman Bermain Badaan
Badaan merupakan
wisata daerah magelang berupa taman yang sangat cocok untuk memanjakan
putra dan putri anda. Meski lokasinya tidak begitu luas namun badaan memiliki
fasilitas yang lumayan lengkap untuk bermain anak-anak, karena ada beragam
patung yang ukuranya mirip dengan hewan aslinya, ayunan, mobil-mobilan listrik,
dan lain-lain.
Adapun letak dari
taman badaan tersebut adalah di sudut antara jalan Ade Irma Suryani dan jalan
Pahlawan dan berdekatan bahkan berhadapan dengan musium sudirman.
Di taman badaan bisa
juga untuk menguji mental putra ataupun putri anda, yaitu dengan cara putra dan
putri anda berbaur dengan teman sebayanya yang belum saling mengenal sebelumnya
hingga mereka saling mengenal dan bermain bersama di taman badaan tersebut. Dan
untuk bapak atau ibu yang berkunjung bisa juga sambil menikmati jajanan
unik seperti bakso krikil, bakso mercon dan aneka jajanan yang sudah tersaji di
sekitar lokasi badaan.
Panca Arga
Panca Arga merupakan
perumahan yang di singgahi oleh para pemimpin dan anggota TNI AD yang memiliki
kantor di akmil magelang. Panca Arga yang letaknya tepat dikelilingi oleh lima
gunung ini tidak hanya sebagai tempat untuk kegiatan namun juga untuk rekreasi,
karena di tempat tersebut anda dan keluarga bisa melihat barang-barang
peninggalan seperti meriam atau alat perang ketika melawan belanda.
Bukit Tidar
Bukit Tidar terletak
di magelang utara tepatnya di dalam kompleks akademi militer. Bukit tidar
disebut dengan pakunya tanah jawa. Dan di bukit ini juga terdapat
petilasan makam leluhur warga magelang dan makam seorang syech subakir
dari persia dan Kyai Spanjang salah satu penyebar agama islam di tanah jawa
dulunya.
Bukit tidar meski
tidak terlalu tinggi namun memiliki sejumlah pohon yang rimbun, sehingga sering
disebut sebagai paru parunya kota magelang, karena bisa memberi kesejukan
dan kesegaran udara di seputaran kota magelang.
Pecinan Magelang
Pecinan atau jalan
pemuda magelang atau di sebut juga malioboronya magelang merupakan wisata kota
magelang yang dijadikan sebagai pusat perbelanjaan yang cukup ramai dan
lengkap, mulai dari toko perhiasan, restauran, oleh-oleh, dll. Dan pecinan ini
juga merupakan jalan utama dari kota magelang, karena terdapat tepat di sebelah
alun-alun kota.
Candi Borobudur
Candi borobudur
memang tidak asing lagi ditelinga kita, bukan hanya menjadi tempat wisata di
Magelang saja, tetapi sudah menjadi Icon tempat wisata indonesia Karena candi
ini lah yang pernah masuk dalam 7 keajaiban dunia yang pernah ada. Meskipun
terkenal sebagai destinasi wisata di jogja, namun sebenarnya candi borobudur
ini terletak di kawasan kabupaten magelang, tepatnya di kalau dari semarang +-
100 KM, dari surakarta -+ 86 KM dan 40 KM kalau anda dari jogja.
Untuk mengenal
sejarah candi borobudur, tiket masuknya pun cukup terjangkau Rp. 30.000 khusus
dewasa dan 12.500 untuk anak-anak dibawah 12 tahun. Buka dari pukul 06.00 –
17.00.
Candi Pawon
Candi pawon atau
nama lain candi brajanalan ini terletak tidak jauh dengan candi borobudur,
jarak dari candi borobudur ke candi pawon sekitar berjarak tempuh 2 KM. Kalau
dari arah candi mendut berjarak tempuh sekitari 1 KM. Yang unik letak candi
mendut, candi pawon dan candi borobudur memiliki garis lurus yang memberi
arti bahwa ketiga candi tersebut memiliki hubungan sejarah yang sangat
erat. Bahkan candi pawon sendiri merupakan upa angga atau bagian dari candi
borobudur. Nama asal dari candi pawon adalah pawuan yang memiliki arti tempat
menyimpan abu .
Batur candi pawon
memiliki ketinggian sekitar 1,5 meter dan denahnya berbentuk segi empat.
Uniknya lagi tepi candi pawon dibentuk berliku-liku yang memiliki dua puluh
sudut, batur dari dinding dihiasi dengan pahatan berbagai motif yang berbentuk
sulur-suluran, sebagai ciri khas supaya terlihat lebih ramping
seperti candi hindu dan berbeda dengan candi budha lainya.
Pintu masuk ke
ruangan dalam tubuh candi pawon yaitu terletak di sisi barat, di atas ambang
pintu masuk terdapat hiasan kalamakara tanpa rahang bawah. Tangga menuju
selasar dilengkapi dengan pipi tangga dengan pahatan pada dinding luarnya.
Candi Mendut
Tempat wisata di
Magelang Jawa Tengah yang berikutnya adalah Candi Mendut adalah candi yang
letaknya berada di paling timur dari garis lurus tiga serangkai candi tadi.
Pada bagian dalam candi ini terdapat ruangan yang berisikan altar tempat tiga
arca Budha berdiri, dan keadaan arca tersebut sampai saat ini masih utuh.
Relief-relief yang terdapat pada dinding candi ini masih jelas terlihat
bentuknya. Relief tersebut mengandung cerita berupa ajaran moral dengan
menggunakan tokoh-tokoh binatang sebagai pemerannya. Untuk penemuan situs
bersejarah candi mendut pada tahun 1836. Kemudian di renovasi pada tahun 1897
dan 1904. Pada tahun 1908 dipugar kembali oleh arkeolog belanda hingga bagian
puncaknya tertata. Dan pada Tahun 1925 sejumlah stupa kembali dirapihkan,
dipasang dan disusun lagi. Adapun luas bangunan candi mendut tersebut adalah
13,7×13,7 meterdengan tinggi 26,4 meter.
Candi Ngawen
Candi ngawen
letaknya dekat pasar muntilan terdiri dari lima candi, namun sampai saat
ini yang masih utuh hanya satu, sisanya sudah menjadi reruntuhan. Mungkin
karena jauh dari jalan utama sehingga jaraknya terasa menjadi jauh bagi
pengunjung yang hendak melihat keunikan dari candi ngawen tersebut. Candi
ngawen berdiri di dekat pemukiman warga dan sawah. Lokasi candi ngawen masih dalam
lingkup kelurahan gunung pring kecamatan muntilan yang terkenal dengan wisata
religinya yaitu makam para leluhur.
Candi Canggal
Wisata Magelang Jawa
Tengah yang berikutnya yaitu Candi canggal atau di sebut juga candi wukir ini
terletak di dusun Canggal, Kelurahan Kadiluwih, Kecamatan Salam, Kabupaten
Magelang, Jawa Tengah. Candi ini berada di atas Bukit Wukir dari lereng gunung
Merapi pada perbatasan wilayah JAWA TENGAH dan Yogyakarta.
Candi canggal atau
candi wukir merupakan peninggalan candi hindu, dan untuk penemuan situs
candi tersebut diperkirakan tahun 732 M. Candi canggal di bangun pada
pemerintahan raja sanjaya dari zaman kerajaan mataram kuno. Pada tahun 1879
banyak di temukan prasasti canggal yang sudah kita kenal sampai saat ini.
Komplek area reruntuhan candi mempunyai ukuran 50 meter x 50 meter.
Candi Selogriyo
Candi Selogriyo
terletak di Dusun Campurejo, Desa Kembangkuning, Kecamatan Windusari, Kabupaten
Magelang. Selo artinya batu sedangkan griyo adalah rumah jadi selogriyo artinya
rumah dari batu, masyarakat yang berdomisili sekitar candi tersebut menyebutnya
dengan bahasa jawa yaitu omah watu.
Candi Selogriyo ini
berdiri sendiri dan terletak tepat di lereng tiga bukit yaitu bukit condong,
giyanti dan malang. Berada di ketinggian kira-kira 648 mdpl.
Akses untuk sampai
ke Candi selogriyo dari pemukiman warga terdekat hanya bisa di lalui dengan
berjalan kaki atau dengan mengendarai sepeda motor. Karena akses jalan yang
masih sulit untuk di jangkau dengan kendaraan roda empat.
Candi Gunung Sari
Candi Gunung Sari
merupakan candi yang terletak di Dusun Gulon, Kecamatan Salam, Kabupaten
Magelang, Jawa Tengah. akses jalan menuju candi gunung sari bagi pengunjung
hanya mengikiuti arah jalan magelang jogya di km 24, disitu anda akan menemukan
yang namanya dusun gulon kecamatan salam kabupaten magelang. Setelah anda
sampai dusun gulon disitu ada papan arah untuk menuju candi gunung sari, jika
anda berkendaraan sepeda motor sesampainya di kompleks anda bisa menitipkan
sepeda motor lalu berjalan kaki untuk menuju lokasi wisata.
Keindahan wisata
candi gunung sari sebenarnya ada pada alam sekitarnya, yang menampilkan
panorama indah dan asri.
Candi Lumbung
Dari namanya sudah
unik dan mengandung sejarah yang sakral, ada kemungkinan pada zaman dahulu
candi lumbung digunakan untuk menyimpan bekal makanan atau hasil bumi.
Letak candi lumbung
yang dahulu berjarak sekitar 750 meter dari lokasi sekarang. Karena
khawatir peninggalan sejarah ini hilang yang disebabkan oleh banjir lahar
dingin karena berdekatan dengan sungai saluran merapi, maka dilakukan
pemindahan.
Candi lumbung yang
sekarang Terletak di Dusun Tlatar, Desa Krogowanan Kecamatan Sawangan,
Kabupten Magelang,yang berdekatan dengan candi asu sengi dan candi pendem.
Bangunannya berdiri
di atas batu berdenah bujur sangkar dengan ukuran 8,43 x 8,43 meter, dan
menghadap ke arah barat. Atap candi yang kini sudah tidak utuh ini justru
menarik wisatawan untuk mengunjunginya sebagai bahan penelitian Di bagian barat
daya candi ini hanya tersisa bebatuan yang jumlahnya tidak banyak dan menumpuk
di tengah candi lumbung. Dan dalam bebatuan bangunan candi ada ukiran dan
bentuk hewan, yang memiliki makna tersendiri. Candi lumbung merupakan
peninggalan hindu yang diperkirakan berdiri pada abad 8.
Candi Pendem
Jika anda sudah
memasuki daerah wisata candi lumbung anda juga dapat menikmati uniknya objek
wisata magelang jawa tengah lainnya seperti candi pendem ini, karena jaraknya
yang tidak terlalu jauh. Selain itu anda bisa juga mengunjungi candi asu,
yang letaknya kurang lebih 150 meter arah barat daya candi pendem. Candi Asu
terlihat dari jalan yang menghubungkan Desa Tlatar dengan Desa Ampel.
Candi Pendem ini merupakan peninggalan hindu, yang lokasinya berada di Dusun
Candi Pos, Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Akses
jalan menuju candi pendem hanya bisa dengan berjalan kaki karena jalan
satu-satunya anda harus melewati pematang sawah yaitu lahan sawah milik
pertanian warga setempat.
Candi Asu Sengi
Setelah anda tiba di
candi lumbung dan candi pendem, kini anda bisa sekalian berkunjung ke lokasi
Candi Asu yang berjarak sekitar 150 meter arah barat daya dari candi pendem.
Candi Asu Sengi merupakan objek wisata di Magelang yang berupa candi hindu atau
tempat suci untuk melakukan pemujaan kepada arwah leluhur maupun arwah
raja-raja serta dewa.
Letak candi asu ada
di Dusun Candi Pos, Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, tepat
berada di lereng Gunung Merapi, sebelah barat di tepian Sungai Tlingsing Pabelan.
Candi asu semenjak
di temukan oleh warga sudah tidak ada atapnya, karena memang candi tersebut
mirip dengan hewan anjing maka warga setempat memberikan nama candi asu.
0 Komentar